<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Think and Share</title>
	<atom:link href="http://suhudsyah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://suhudsyah.wordpress.com</link>
	<description>Read, think, write and share.</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Feb 2012 03:59:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='suhudsyah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/52cbb50f73607311c16d52434962af50?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Think and Share</title>
		<link>http://suhudsyah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://suhudsyah.wordpress.com/osd.xml" title="Think and Share" />
	<atom:link rel='hub' href='http://suhudsyah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kualitas Power Supply</title>
		<link>http://suhudsyah.wordpress.com/2012/01/28/kualitas-power-supply/</link>
		<comments>http://suhudsyah.wordpress.com/2012/01/28/kualitas-power-supply/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Jan 2012 00:07:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Suhudsyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Hardware]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suhudsyah.wordpress.com/?p=217</guid>
		<description><![CDATA[Power supply merupakan salah satu komponen PC yang sangat penting. Pemilihan power supply dengan kualitas yang baik, sangat berpengaruh pada performa PC. Namun, di pasaran banyak beredar power supply yang cenderung ‘asal-asalan’, yang kualitasnya tidak baik. Padahal power supply yang tidak baik itu dapat berakibat panas yang tinggi, meleleh, dan terbakar atau bahkan pada kasus-tertentu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suhudsyah.wordpress.com&amp;blog=20439039&amp;post=217&amp;subd=suhudsyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2012/01/600w_psu_1280.jpg"><img class=" wp-image-218 alignleft" title="600w_psu_1280" src="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2012/01/600w_psu_1280.jpg?w=117&#038;h=100" alt="Power Supply" width="117" height="100" /></a>Power supply merupakan salah satu komponen PC yang sangat penting. Pemilihan power supply dengan kualitas yang baik, sangat berpengaruh pada performa PC. Namun, di pasaran banyak beredar power supply yang cenderung ‘asal-asalan’, yang kualitasnya tidak baik. Padahal power supply yang tidak baik itu dapat berakibat panas yang tinggi, meleleh, dan terbakar atau bahkan pada kasus-tertentu bisa meledak. Berikut ini beberapa sebab yang paling umum: <span id="more-217"></span></p>
<p>1.  Kualitas komponen yang tidak baik/murahan.<br />
Komponen yang tidak baik dapat <em>failed</em> (rusak) dalam<em> stressed load</em> (beban tekanan yang tinggi). Dan juga menyebabkan power supply tidak <em>efficient</em> dalam bekerja.</p>
<p>2.  Design <em>schematics</em> yang tidak baik.<br />
Biasanya untuk mengejar harga murah, dibuat design yang secukupnya saja, mengorbankan efektifitas dan efisiensi.</p>
<p>3.  Pendinginan seadanya dan dengan kipas yang berkualitas rendah.<br />
Menyebabkan pendinginan <em>“hot zone”</em> yang tidak merata. Dan kipas sering kali macet, sehingga dapat menyebabkan komponen overheat (kepanasan).</p>
<p>4.  Kualitas kabel rendah.<br />
Untuk mengejar harga murah. Diberikan kabel dengan AWG (American Wire Gauge) besar (semakin besar awg, semakin kecil kabelnya). Efeknya pada load besar, kabel semakin terbeban. Jika beban kabel semakin tinggi sementara kualitasnya jelek, lama-lama kabel bisa memeleh dan terbakar.</p>
<p>5.  Kualitas pin pada konektor, rendah.<br />
Menyebabkan koneksi tidak baik. Efeknya resistansi bertambah, dan load menjadi besar. Efek lainnya panas pada konektor.</p>
<p>6.  Tidak ada proteksi terhadap <em>over/under voltage</em>, <em>no load operation</em>, <em>short circuit protection</em>, <em>over current</em>, <em>overload protection</em> dan <em>overheat protection</em> (paling sering).</p>
<p>7.  Yang paling penting. <em>Wattage</em> yang di claim, sering kali tidak tercapai. Misal di claim PSU tersebut 500 Watt, tapi di beri beban 200 Watt sudah mati. Dan bahkan dalam beberapa kasus.. meledak.</p>
<p>Lebih lanjut bisa di baca di:<br />
<a title="Power Supply" href="http://www.tomshardware.com/reviews/power-supply-psu-review,2916.html" target="_blank">http://www.tomshardware.com/reviews/power-supply-psu-review,2916.html</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://suhudsyah.wordpress.com/category/computer/'>Computer</a> Tagged: <a href='http://suhudsyah.wordpress.com/tag/computer/'>Computer</a>, <a href='http://suhudsyah.wordpress.com/tag/hardware/'>Hardware</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suhudsyah.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suhudsyah.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suhudsyah.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suhudsyah.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suhudsyah.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suhudsyah.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suhudsyah.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suhudsyah.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suhudsyah.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suhudsyah.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suhudsyah.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suhudsyah.wordpress.com/217/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suhudsyah.wordpress.com/217/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suhudsyah.wordpress.com/217/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suhudsyah.wordpress.com&amp;blog=20439039&amp;post=217&amp;subd=suhudsyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suhudsyah.wordpress.com/2012/01/28/kualitas-power-supply/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ded6986626f40a9e3dfdc7d3593b3bc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suhude</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2012/01/600w_psu_1280.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">600w_psu_1280</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Agent of Change</title>
		<link>http://suhudsyah.wordpress.com/2012/01/17/agent-of-change/</link>
		<comments>http://suhudsyah.wordpress.com/2012/01/17/agent-of-change/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 07:45:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Suhudsyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tsaqofah]]></category>
		<category><![CDATA[Dakwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suhudsyah.wordpress.com/?p=180</guid>
		<description><![CDATA[Pemuda Sebagai Agen Perubahan Pemuda memiliki peranan yang sangat penting dalam kemajuan suatu bangsa. Karena pemuda memiliki fisik dan akal yang kuat, serta semangat untuk melakukan perubahan, berani merombak dan bertindak revolusioner terhadap tatanan sistem yang rusak. Musthafa Al-Ghalaini, seorang pemikir kenamaan mengungkapkan dengan jelas dalam kitabnya Idhotun Nasyi’in bahwa pemuda adalah ujung tombak masa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suhudsyah.wordpress.com&amp;blog=20439039&amp;post=180&amp;subd=suhudsyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong>Pemuda Sebagai Agen Perubahan</strong></p>
<p>Pemuda memiliki peranan yan<strong><a href="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2012/01/change-the-world.jpg"><img class="alignleft  wp-image-183" title="change the world" src="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2012/01/change-the-world.jpg?w=164&#038;h=120" alt="" width="164" height="120" /></a></strong>g sangat penting dalam kemajuan suatu bangsa. Karena pemuda memiliki fisik dan akal yang kuat, serta semangat unt<strong></strong>uk melakukan perubahan, berani merombak dan bertindak revolusioner terhadap tatanan sistem yang rusak. Musthafa Al-Ghalaini, seorang pemikir kenamaan mengungkapkan dengan jelas dalam kitabnya <em>Idhotun Nasyi’in</em> bahwa pemuda adalah ujung tombak masa depan suatu bangsa.</p>
<p>Pemuda. Siapa pemuda itu? <span id="more-180"></span>Menurut WHO, pemuda digolongkan berdasarkan rentang usia antara 10-24 tahun. Di Indonesia sendiri, menurut Menpora, kategori pemuda antara usia 16 &#8211; 30 tahun. Terlepas dari kategori usia, pemuda adalah agent of change, agen-agen perubahan, yang dinamis, yang mempunyai semangat, motivasi dan cita-cita yang tinggi, yang tidak kenal kata menyerah.</p>
<p>Kilas balik perjuangan kemerdekaan bangs<strong></strong>a Indonesia, dimotori oleh gerakkan pemudanya. Kita ingat  peristiwa sumpah pemuda yang menjadi titik awal kebangkitan nasional, para pemuda Indonesia bersatu, berjuang untuk kemerdekaan bangsa Indonesia. Lahir dan tumbangnya masa orde baru, sampai lahirnya masa reformasi, juga dimotori oleh para pemuda. Pemuda, menjadi tonggak kehidupan bangsa.</p>
<p>Kita lihat, bagaimana peran Rasulullaah <em>shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</em> dan para sahabat yang diantaranya banyak yang berusia muda, bisa mengubah masyarakat arab jahiliyah menuju cahaya islam yang selamat.  Lihat lah, bagaimana para pemuda tersebut memiliki peran yang sangat besar, dengan gagah berani berjuang menegakkan kalimat Allah  SWT.</p>
<p><strong>Teladan Mulia</strong></p>
<p>Usamah bin Zaid, pemuda yang waktu itu masih berusia kurang dari 20 tahun, ditunjuk oleh Rasulullaah sebagai panglima perang untuk  memimpin peperangan melawan tentara rum. Memimpin pasukan-pasukan lain yang di dalamnya terdapat antara lain Abu Bakar As-siddiq, Umar bin Al-Khatthab, Sa’ad bin Abi Waqqas, Abu ‘Ubaidah bin Jarrah, dan lain-lain para sahabat senior. Usamah memimpin seluruh pasukan yang diberangkatkan dan berhasil kembali dari medan perang dengan kemenangan gilang-gemilang. Mereka membawa harta rampasan perang yang banyak, melebihi perkiraan yang diduga orang. Sehingga dikatakan orang, “Belum pernah terjadi suatu pasukan tempur kembali dari medan tempur dengan selamat dan utuh dan berhasil membawa harta rampasan sebanyak yang dibawa pasukan Usamah bin Zaid.”</p>
<p>Zubair bin Awam, yang masih berusia 16 tahun, dengan semangat dan keberaniannya, ketika mendengar berita kematian Rasulullaah <em>shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</em> pada perang uhud, ia langsung bergegas keluar dari rumahnya dengan menghunuskan pedangnya yang berkilat-kilat dan berkeliling kota makkah untuk mencari orang yang telah membunuh Rasulullaah <em>shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</em>. Sampai akhirnya ia dapati Rasulullah <em>shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</em> ternyata masih hidup. Kemudian Rasulullaah <em>shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</em> bersabda, ”Ada apa denganmu, wahai Zubair?” Zubair menjawab, ”Aku telah mendengar berita bahwa Anda telah terbunuh”. Rasulullah bertanya, <em>”Memang apa yang akan kamu kerjakan?”</em> Dia menjawab, <em>”Demi Allah, aku hendak menghadapi orang-orang Mekkah”.</em> Maka, Rasulullah <em>shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</em> berdo’a agar Zubair selalu diberikan kebaikan dan pedangnya selalu diberikan kemenangan.”</p>
<p>Abdurrahman bin ’auf, di usia mudanya telah menjadi pengusaha yang sukses. Ia menjadi saudagar yang kaya raya. Yang dengan kekayaannya itu ia gunakan untuk berjuang dan berinfaq di jalan Allah. Ia pernah menyumbangkan seluruh barang yang dibawa oleh kafilah perdagangannya kepada penduduk Madinah padahal seluruh kafilah ini membawa barang dagangan yang diangkut oleh 700 unta yang memenuhi jalan-jalan kota Madinah.  Di suatu hari yang lain lagi, ia menjual tanah seharga 40 ribu dinar, kemudian uang itu dibagi-bagikannya semua untuk keluarganya dari Bani Zuhrah, untuk para isteri Nabi dan untuk kaum fakir miskin. Pernah juga diserahkannya pada suatu hari lima ratus ekor kuda untuk perlengkapan balatentara islam dan di hari yang lain seribu lima ratus kendaraan. Abdurrahman bin auf menjadi pemimpin atas hartanya bukan menjadi budak yang dikendalikan harta. Ia tidak menumpuk harta, melainkan ia membagi-bagikan hartanya kepada fakir miskin, kepada orang-orang yang membutuhkan. Ia telah melakukan perniagaan dengan Allah. Ia bangkitkan ekonomi kota madinah, ia berbisnis, dengan jalan yang halal.</p>
<p>Masih banyak contoh-contoh pemuda di zaman Rasulullaah <em>shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</em> yang bisa menjadi teladan bagi kita. Lihatlah bagaimana mereka para pemuda sahabat Rasulullaah <em>shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</em>, telah berhasil melakukan perubahan di berbagai bidang. Berani mengatakan kebenaran, dan menolak kebatilan walaupun yang dihadapinya adalah penyiksaan dan penderitaan, bahkan nyawa taruhannya.</p>
<p><strong>Pemuda Hari Ini</strong></p>
<p>Lantas, bagaimana dengan pemuda pada hari ini? Tidak usah jauh-jauh, di negara kita sendiri, Indonesia. Lihat.  Apa yang terjadi? Korupsi, Indonesia berprestasi dengan masuk ke dalam 10 besar negara terkorup di dunia. Hubungan muda mudi sangat longgar, sudah tidak asing lagi di telinga kita berita tentang kehamilan di luar nikah, pemerkosaan, pelacuran, bahkan tempat-tempat maksiat seperti ini dilegalkan dengan adanya lokalisasi. Pemuda Indonesia telah mengalami dekadensi moral,  krisis keteladanan, krisis identitas. Pemuda hari ini telah kehilangan tujuan dan jati dirinya, tertipu oleh fatamorgana dunia. Pemuda hari ini terjerembab pada sifat individualisme, egoisme, dan hedonisme. Enggan memikirkan nasib negaranya apalagi urusan akhiratnya, yang ia tahu hanyalah memuaskan dahaga pribadinya.</p>
<p>Lebih banyak mana pemuda yang disibukkan dengan mencari ilmu ketimbang pemuda yang berfoya-foya di mall?</p>
<p>Lebih banyak mana pemuda yang disibukkan dengan buku-buku kepustakaan dibandingkan dengan tayangan-tayangan televisi yang tidak mendidik?</p>
<p>Lebih banyak mana pemuda yang senantiasa merindukan masjid, memakmurkan masjid dengan majelis-majelis ilmu ketimbang pemuda yang berhura-hura di tempat hiburan malam?</p>
<p>Kalau keadaan ini terus dibiarkan, maka tunggulah saatnya di mana negeri ini akan dibinasakan. Generasinya akan dihancurkan, dan akan digantikan dengan generasi  yang lain. Allaah Subhanahu Wata’ala sudah mengingatkan;</p>
<p><em>“Maka dimusnahkanlah mereka oleh suara yang mengguntur dengan hak dan Kami jadikan mereka (sebagai) sampah banjirmaka kebinasaanlah bagi orang-orang yang zalim itu</em><em><sup>. </sup></em><em>Kemudian Kami ciptakan sesudah mereka umat-umat yang lain”. (Al Mu’minun : 41 &#8211; 42)</em></p>
<p><em>“Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya menta&#8217;ati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. “ (Al Isra : 16)</em></p>
<p><strong>Penyebab Krisis </strong></p>
<p><em>“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta&#8221;. (Thoha : 124)</em></p>
<p><em>”Dan sesungguhnya Kami telah membinasakan umat-umat sebelum kamu, ketika mereka berbuat kezaliman, padahal rasul-rasul mereka telah datang kepada mereka dengan membawa keterangan-keterangan yang nyata, tetapi mereka sekali-kali tidak hendak beriman. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat dosa.” (Yunus: 13)</em><em></em></p>
<p>Segala macam krisis yang terjadi di negeri kita adalah karena perbuatan kita sendiri. Karena kita berpaling dari Allaah SWT. Karena kita meninggalkan Alqur’an. Alqur’an yang di dalamnya terdapat petunjuk bagi kita, justru ditinggalkan. Alqur’an yang seharusnya menjadi pedoman hidup kita, menjadi pembeda antara yang hak (benar) dan yang bathil malah tidak dipakai, akhirnya kemungkaran merajalela dalam kehidupan masyarakat, terjadilah krisis social.</p>
<p><em>“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al Qur&#8217;an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)…..” (Al Baqoroh: 185)</em></p>
<p>Perhatikan, bagaimana Al-qur’an itu ditinggalkan. Berapa banyak pemuda hari ini yang bisa membaca Alqur’an? Berapa banyak yang mau memahaminya? Berapa banyak yang mau mengamalkannya?  Mempelajarinya saja tidak mau, bagaimana bisa membacanya. Membacanya saja tidak pernah, bagaimana bisa memahaminya. Memahaminya pun tidak mau, bagaimana mau mengamalkannya.  Ahh.. Jauh sekali Al qur’an ini dari kita. Bahkan Alqur’an hanya dijadikan pajangan.</p>
<p><strong>Tugas Pemuda</strong></p>
<p>Sebagai pemuda, harusnya merasa terpanggil untuk menjadi agen perubahan, untuk memperbaiki kondisi, tidak berpangku tangan. Pemuda harus menjadi motor perubahan. Perubahan ke arah yang lebih baik. Bagaimana caranya? Dengan apa? Caranya adalah dengan dakwah. Ya. Dakwah. Seruan kepada Allah SWT. Seruan untuk kembali kepada Al qur’an dan sunnah. Seruan untuk mengamalkanya. Seruan kepada kebajikan dan mencegah kemungkaran baik dengan tangannya (kekuasaan), atau kalau tidak sanggup maka dengan lisannya, atau bila tidak sanggup juga maka dengan hatinya, dan ini merupakan selemah-lemahnya iman.</p>
<p><em>“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma&#8217;ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. “ (Al Imran : 104)</em></p>
<p><em>“Barangsiapa diantara kalian melihat kemungkaran maka rubahlah dengan  tangannya, jika tidak sanggup maka rubahlah dengan lisannya, jika tidak sanggup maka rubahlah dengan hatinya dan yang seperti itu (merubah dengan hati) selemah-lemah iman.” (HR Muslim)</em></p>
<p>Atas izin Allah SWT, dengan dakwah inilah Rasulullaah <em>shallallahu &#8216;alaihi wa sallam</em> dan para sahabat bisa merubah kondisi kejahiliahan menuju kondisi cahaya islam yang penuh dengan ilmu, penuh dengan limpahan rahmat Allah SWT. Dengan dakwah, terciptalah suatu sistem keadilan, tersebarlah kebaikan-kebaikan. Dengan dakwah, maka selamatlah manusia dari kehancuran.</p>
<p>Sebagai agen perubahan, haruslah berpedoman terhadap Al qur’an, diantaranya:<strong></strong></p>
<p><strong>1.  </strong><strong>Tentukan tujuan hidup – tujuan perjuangan yang benar.</strong></p>
<p>Tujuan hidup kita adalah untuk beribadah kepada Allaah SWT. Segala aktifitas kita, orientasinya adalah Allaah SWT. Begitupun dengan tujuan perjuangan kita haruslah ditujukan untuk mencari keridhaan Allah. Untuk mengajak manusia hanya beribadah kepada Allaah SWT, dan mengingkari  thaghut.</p>
<p><em>“Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya. “ (Al baqoroh : 207)</em></p>
<p><strong>2.  </strong><strong>Pegang teguh komitmen sehingga langkah-langkah menjadi konsisten. </strong></p>
<p><em>“Bagaimanakah kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu, dan Rasul-Nya pun berada di tengah-tengah kamu? Barangsiapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus. “ (Al Imron : 101)</em></p>
<p><strong>3.  </strong><strong>Meningkatkan keshalihan agar bangsa kita tidak dihancurkan.</strong></p>
<p>Sebagai pemuda, haruslah senantiasa memperbaiki diri, meningkatkan keshalihan pribadi dan keshalihan sosial. Allah tidak akan membinasakan suatu negeri apabila di dalam negeri itu penduduknya beriman dan bertaqwa dan bahkan Allah akan melimpahkan berkah dan rahmatnya dari langit dan bumi.</p>
<p><em>“Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan. “ (Hud : 117)</em></p>
<p><em>&#8220;</em><em>Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi</em><em>.&#8221; (QS. Al-A&#8217;raf: 96)</em></p>
<p><strong>4.  </strong><strong>Mengumpulkan bekal ilmu dan pengalaman.</strong></p>
<p><em>“Tidak sepatutnya bagi mu&#8217;minin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya. “ (At Taubah : 122)</em></p>
<p>Ayat ini menunjukkan pembagian tugas di dalam sebuah perjuangan. Sebagian berangkat ke medan perang, dan sebagian lagi tekun menuntut ilmu dan mendalami ilmu-ilmu agama Islam supaya ajaran-ajaran agama itu dapat diajarkan secara merata, dan dakwah dapat dilakukan dengan cara yang lebih efektif dan bermanfaat serta kecerdasan umat Islam dapat ditingkatkan.</p>
<p><strong>5.  </strong><strong>Menggalang persatuan dan kesatuan serta membangun teamwork. </strong></p>
<p><em>“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan ni&#8217;mat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena ni&#8217;mat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. “(Al Imron : 103)</em></p>
<p><strong>6.  </strong><strong>Membangun keberanian untuk menyampaikan kebenaran. </strong></p>
<p>Hendaklah pemuda berani untuk menyampaikan kebenaran. Kebenaran yang sesuai dengan Alqur’an dan sunnah Nabi Shalallaahu ‘alaihi wassalam. Seperti halnya Ibrahim alaihissalam dan ashabul kahfi yang dengan tegas menyatakan kebenaran di tengah masyarakat yang zalim.</p>
<p><em>“Dan Kami meneguhkan hati mereka diwaktu mereka berdiri, lalu mereka pun berkata, &#8220;Tuhan kami adalah Tuhan seluruh langit dan bumi; kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang amat jauh dari kebenaran&#8221;. (Al Kahfi : 14)</em></p>
<p><em>“Ibrahim berkata: Maka mengapakah kamu menyembah selain Allah sesuatu yang tidak dapat memberi manfa&#8217;at sedikitpun dan tidak (pula) memberi mudharat kepada kamu?. Ah (celakalah) kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah. Maka apakah kamu tidak memahami? “ (Al Anbiya : 66-67)</em></p>
<p>Wahai para pemuda, mari kita sadari betapa pentingnya perubahan yang harus kita lakukan di tengah kondisi krisis multidimensi sekarang ini. Sudah saatnya kita bangkit menuju perubahan besar. Mari kita kembali kepada Alqur’an dan sunnah serta berpegang teguh terhadapnya. Mari kita tempatkan alqur’an sesuai pada tempatnya yaitu sebagai pedoman hidup kita, sebagai petunjuk dan pembeda antara yang hak dan yang batil. Dan mari, kita sama-sama mengajak saudara kita (berdakwah), menyeru kepada kebajikan dan mencegah kemungkaran. Sejatinya dakwah itu adalah perubahan, perubahan bagi diri sendiri, juga bagi lingkungan sosial kita.  Wallahu a’lam.</p>
<p><em> *(Inti materi artikel ini disampaikan oleh Ustadz  Rikza Abdullah, dan dikembangkan dengan penambahan oleh penulis)</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://suhudsyah.wordpress.com/category/tsaqofah/'>Tsaqofah</a> Tagged: <a href='http://suhudsyah.wordpress.com/tag/dakwah/'>Dakwah</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suhudsyah.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suhudsyah.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suhudsyah.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suhudsyah.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suhudsyah.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suhudsyah.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suhudsyah.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suhudsyah.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suhudsyah.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suhudsyah.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suhudsyah.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suhudsyah.wordpress.com/180/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suhudsyah.wordpress.com/180/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suhudsyah.wordpress.com/180/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suhudsyah.wordpress.com&amp;blog=20439039&amp;post=180&amp;subd=suhudsyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suhudsyah.wordpress.com/2012/01/17/agent-of-change/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ded6986626f40a9e3dfdc7d3593b3bc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suhude</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2012/01/change-the-world.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">change the world</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kecerdasan dan Kematian</title>
		<link>http://suhudsyah.wordpress.com/2012/01/04/kecerdasan-dan-kematian/</link>
		<comments>http://suhudsyah.wordpress.com/2012/01/04/kecerdasan-dan-kematian/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2012 00:14:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Suhudsyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suhudsyah.wordpress.com/?p=169</guid>
		<description><![CDATA[Anda mengaku orang yang cerdas? Hmm..Memangnya, orang yang cerdas itu yang seperti apa sih? Ada yang bilang, orang yang cerdas itu adalah orang yang bisa menggunakan akal, perasaan, dan tindakannya pada saat dan tempat yang sesuai. Ada lagi yang bilang, orang yang cerdas adalah orang yang IQ nya di atas 180. Ada lagi yang bilang, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suhudsyah.wordpress.com&amp;blog=20439039&amp;post=169&amp;subd=suhudsyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2012/01/einstein.jpg"><img class="alignleft  wp-image-176" title="einstein" src="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2012/01/einstein.jpg?w=158&#038;h=163" alt="Albert Einstein" width="158" height="163" /></a>Anda mengaku orang yang cerdas? Hmm..Memangnya, orang yang cerdas itu yang seperti apa sih? Ada yang bilang, orang yang cerdas itu adalah orang yang bisa menggunakan akal, perasaan, dan tindakannya pada saat dan tempat yang sesuai. Ada lagi yang bilang, orang yang cerdas adalah orang yang IQ nya di atas 180. Ada lagi yang bilang, orang yang cerdas adalah orang yang bisa menggunakan segala kemampuan yang dia miliki, untuk menyelesaikan semua masalah-masalahnya. Apakah seperti itu yang disebut dengan orang yang cerdas? Lalu apa hubungannya dengan kematian?<span id="more-169"></span></p>
<p>Kriteria-kriteria cerdas di atas tidaklah salah. Memang seperti itu adanya. Namun, bagi kita umat islam, ada kriteria cerdas yang paling tinggi, yang datangnya dari suri tauladan kita. Sayyidinaa Muhammad Rasulullaah Shalallahu ’alaihi wa salam. Seorang yang sangat cerdas, yang sejak kecil telah diberi gelar Al Amin (terpercaya), yang dengan kecerdasannya, atas izin Allaah, islam bisa tersebar sampai 2/3 dunia.</p>
<p>Suatu hari, Ibnu Umar Radhiyallaahu ‘Anhuma sedang duduk bersama Rasulullaah Shalallaahu ’alaihi wa salam. Tiba-tiba datanglah seorang lelaki dari kalangan anshor kemudian mengucapkan salam kepada Nabi Shalallahu ’alaihi wa salam, lalu bertanya ‘Wahai Rasulullah, siapakah orang mukmin yang paling utama?’ Rasulullah menjawab, <em>‘Yang paling baik akhlaqnya’</em>. Kemudian ia bertanya lagi, ‘Siapakah orang mukmin yang paling cerdas?’. Beliau menjawab, <em>‘Yang paling banyak mengingat mati, kemudian yangpaling baik dalam mempersiapkan kematian tersebut, itulah orang yang paling cerdas.’</em> (HR. Ibnu Majah, Thabrani, dan Al Haitsamiy. Syaikh Al Albaniy dalam Shahih Ibnu Majah 2/419 berkata: hadits hasan)</p>
<p>Dari hadist di atas. Setidaknya kita dapatkan 2 ciri orang yang cerdas menurut Rasulullah shalallahu ’alaihi wa salam.</p>
<p><strong>Pertama, yang paling banyak mengingat mati.</strong></p>
<p>Dalam satu hari, berapa kali kita mengingat mati? Sudahkah kita mengingatnya hari ini? Hmm..Mungkin tidak pernah sama sekali. Terlalu sibuknya kita dengan urusan dunia, membuat kita lupa akan kematian. Padahal Rasulullaah saja yang sudah dijamin masuk surga, dikabarkan bahwa dalam sehari bisa sampai seratus kali mengingat mati.</p>
<p>Ingatlah, setiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati. (Allah yang bilang lhoo..) Siapa pun kita, di manapun kita berada, kematian selalu mengintai kita.  Baik yang masih muda, apalagi yang sudah tua, pasti akan mati. Para raja, presiden, dan orang-orang yang berkuasa lainnya, pasti juga merasakan mati. Dia tidak bisa menunda kematiannya dengan kekuasaannya. Orang yang shalih maupun durhaka, juga akan merasakan mati. Walaupun kita bersembunyi, di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, kalau kematian sudah datang, tidak ada yang bisa mencegahnya, tidak ada yang bisa menangguhkannya. Karena seluruh yang ada di atas dunia ini adalah fana (tidak kekal), kecuali Allah pemilik alam semesta. Ia tetap kekal keberadaannya.</p>
<p>“<em>Setiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati, dan Kami menguji kalian dengan kejelekan dan kebaikan sebagai satu fitnah (ujian), dan hanya kepada Kami lah kalian akan dikembalikan</em>.” (Al-Anbiya`: 35)</p>
<p>“<em>Di mana saja kalian berada, kematian pasti akan mendapati kalian, walaupun kalian berada di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh</em>.” (An-Nisa`: 78)</p>
<p>Rasulullaah shalallahu ’alaihi wa salam pernah bersabda:</p>
<p>“<em>Perbanyaklah kalian mengingat pemutus kelezatan (yakni kematian).</em>” (HR. At-Tirmidzi no. 2307, An-Nasa`i no. 1824, Ibnu Majah no. 4258. Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata tentang hadits ini, “Hasan shahih.”)</p>
<p>Al-Imam Al-Qurthubi rahimahullahu berkata, “<em>Ad-Daqqaq berkata, ‘Siapa yang banyak mengingat mati, ia akan dimuliakan dengan tiga perkara: bersegera untuk bertaubat, hati merasa cukup, dan giat/semangat dalam beribadah. </em><em>Sebaliknya, siapa yang melupakan mati ia akan dihukum dengan tiga perkara: menunda taubat, tidak ridha dengan perasaan cukup dan malas dalam beribadah. Maka berpikirlah, wahai orang yang tertipu, yang merasa tidak akan dijemput kematian, tidak akan merasa sekaratnya, kepayahan, dan kepahitannya. Cukuplah kematian sebagai pengetuk hati, membuat mata menangis, memupus kelezatan dan menuntaskan angan-angan. Apakah engkau, wahai anak Adam, mau memikirkan dan membayangkan datangnya hari kematianmu dan perpindahanmu dari tempat hidupmu yang sekarang</em>?” (At-Tadzkirah, hal. 9)</p>
<p>Al-Hasan Al-Bashri rahimahullahu berkata, “<em>Tidaklah hati seorang hamba sering mengingat mati melainkan dunia terasa kecil dan tiada berarti baginya. Dan semua yang ada di atas dunia ini hina baginya.</em>”</p>
<p><strong>Kedua, yang paling baik dalam mempersiapkan kematian tersebut.</strong></p>
<p>Pernahkah terpikirkan oleh kita, bagaimana kalau kita mati besok? Hal apa yang akan kita lakukan untuk mempersiapkan kematian yang akan segera datang itu? Mungkin, banyak diantara kita yang berkata bahwa saya akan langsung bertaubat, memperbanyak ibadah kepada Allah SWT, dan meminta maaf kepada orang-orang yang pernah saya sakiti, sehingga gugurlah semua dosa, dan berharap masuk surga. Hmm&#8230;.sayangnya, kita tidak pernah tahu kapan kita akan mati.</p>
<p>Terkait dengan kematian, ada 3 hal yang tidak akan pernah kita ketahui, kecuali jika telah terjadi. Pertama adalah waktunya. Pernah mendengar berita tetang meninggalnya tetangga kita, padahal beberapa menit yang lalu baru saja bertemu dengan kita dalam keadaan segar bugar? Pernah mendengar berita meninggalnya teman kita yang masih muda belia? Ya. Kita tidak pernah tahu. Kedua adalah bagaimana caranya. Bisa saja kita meninggal dalam insiden kecelakaan, bencana alam, dibunuh, atau mungkin bunuh diri?? Ketiga yaitu tempatnya. Di rumah, di sekolah, di kampus, di jalan, atau bahkan di tempat tidur sekalipun. Bisa saja kematian itu menghampiri kita.</p>
<p><strong>Jangan sampai kita menyesal.</strong></p>
<p>Siapkah kita ketika kematian itu datang? Tentunya, kita mati dalam keadaan husnul khotimah, kan. Kita menginginkan kematian kita pada waktu yang baik, tempat yang baik, dan dengan cara yang baik. Tapi bagaimana kalau kita mati beberapa saat setelah  adzan maghrib berkumkitang, namun kita tidak menghiraukannya. Kita malah sibuk mempersiapkan diri untuk menghadiri undangan pesta dari teman kita. Kemudian di tempat pesta kita mabuk, padahal adzan isya telah berkumkitang tapi lagi-lagi tidak dihirauka. Dan ketika pulang dari pesta, obil yang kita tumpangi mengalami kecelakaan, dan kita mati. Na’udzubillahi min dzalik.</p>
<p>Mungkin pada saat itu, ketika Allah hendak mencabut nyawa kita, kia berkata ”nanti dulu ya Allaah, saya belum sholat maghrib, saya belum sholat isya. Apalagi amal saya, masih sedikit sekali Ya Allaah. Tolong jangan cabut nyawa saya sekarang”. Tapi sayang, siapa yang mampu melawan kehendak Allah??</p>
<p><em>“Maka apabila telah tiba ajal mereka (waktu yang telah ditentukan), tidaklah mereka dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak pula mereka dapat mendahulukannya.”</em> (An-Nahl: 61)</p>
<p>“<em>Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepada kalian sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kalian, lalu ia berkata, ‘Wahai Rabbku, mengapa Engkau tidak menangguhkan kematianku sampai waktu yang dekat hingga aku mendapat kesempatan untuk bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang shalih. Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan kematian seseorang apabila telah datang ajal/waktunya</em>.” (Al-Munafiqun: 10 -11)</p>
<p><strong>Perjalanan jauh, bekal apa yang kita bawa??</strong></p>
<p>Ketika kita akan pergi ke suatu tempat yang jauh, tentu kita akan mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Mulai dari persiapan fisik, bekal selama di perjalanan, dan bekal ketika kita berada di tempat yang jauh tersebut. Sama halnya dengan kehidupan kita di dunia ini. Kehidupan ini hanyalah sementara. Hanya sebuah tempat persinggahan. Tujuan akhir kita adalah negeri akhirat. Pertemuan kita dengan Allah SWT. Bagaimana mungkin kita tidak mempersiapkan bekal untuk menuju akhirat nanti? Bagaimana mungkin kita tidak mempersiapkan diri untuk bertemu dengan Allah, yang telah menciptakan kita?</p>
<p>Ahh..saya kan masih muda. Masih banyak waktu dan kesempatan untuk bertaubat. Hey heyy&#8230;hellloowww. Nggak ingat sama 3 hal yang sudah dijelaskan di atas? Masih yakin kalo hidupnya masih panjang? Masih yakin kalo besok masih bisa merasakan hangatnya mentari dan sejuknya udara pagi?</p>
<p>Ingat, rumah mewah dan megah yang kita miliki saat ini, ketika kita mati, akan berganti dengan kuburan yang sempit dan gelap gulita. Kasur-kasur empuk, permadani-permadani indah yang kita gunakan untuk tidur saat ini, ketika kita mati akan berganti dengan tanah yang basah dan kotor. Uang, perhiasan, pakaian, dan harta lainnya yang kita gunakan saat ini, ketika kita mati akan berganti menjadi 2 helai kain kafan putih. Orang tua, saudara, anak, istri, suami, sahabat, dan teman-teman kita yang banyak saat ini, ketika kita mati, akan berganti dengan ulat, cacing, dan belatung. Masih berbangga dirikah kita dengan segala hal yang kita miliki di dunia ini, dan tidak mempersiapkan bekal kita di akhirat nanti??</p>
<p>Betapa meruginya diri kita yang hendak menuju tempat terakhir kita yang abadi, yang akan menuju penciptanya, tetapi tidak mempersiapkan bekal yang terbaik. Padahal Allah sudah ingatkan, <em>“Dan hendaklah setiap jiwa memerhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)</em>.” (Al-Hasyr: 18)</p>
<p>Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullahu menjelaskan ayat di atas dengan menyatakan, “<em>Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab, dan lihatlah amal shalih apa yang telah kalian tabung untuk diri kalian sebagai bekal di hari kebangkitan dan hari diperhadapkannya kalian kepada Rabb kalian.”</em><strong> </strong>(Al-Mishbahul Munir fi Tahdzib Tafsir Ibni Katsir, hal. 1388)</p>
<p>Kita yakin bahwa kita akan mati. Tapi mengapa kita tidak pernah peduli untuk mempersiapkan bekal menghadapi kematian itu? Benarlah apa yang diungkapkan oleh penyair beriku ini:</p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;"><em>Aku tahu aku kan mati namun aku tak takut</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Hatiku keras bak sebongkah batu</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Aku mencari dunia seakan-akan hidupku kekal</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>Seakan lupa kematian mengintai di belakang</em></p>
</blockquote>
<br />Filed under: <a href='http://suhudsyah.wordpress.com/category/motivasi/'>Motivasi</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suhudsyah.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suhudsyah.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suhudsyah.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suhudsyah.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suhudsyah.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suhudsyah.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suhudsyah.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suhudsyah.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suhudsyah.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suhudsyah.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suhudsyah.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suhudsyah.wordpress.com/169/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suhudsyah.wordpress.com/169/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suhudsyah.wordpress.com/169/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suhudsyah.wordpress.com&amp;blog=20439039&amp;post=169&amp;subd=suhudsyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suhudsyah.wordpress.com/2012/01/04/kecerdasan-dan-kematian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ded6986626f40a9e3dfdc7d3593b3bc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suhude</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2012/01/einstein.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">einstein</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>T.E.A.M.</title>
		<link>http://suhudsyah.wordpress.com/2011/12/20/team/</link>
		<comments>http://suhudsyah.wordpress.com/2011/12/20/team/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 06:18:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Suhudsyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suhudsyah.wordpress.com/?p=152</guid>
		<description><![CDATA[T : TOGETHER = Bersama E : EVERYONE = Semua orang A : ACHIEVES = Mencapai M : MORE = Lebih banyak Tim adalah sekelompok orang dengan berbagai kemampuan yang saling melengkapi, bekerja bersama menuju visi bersama. Setiap anggota bekerja dengan tingkat KEPERCAYAAN yang tinggi, akuntabilitas, dan saling keterkaitan. Setiap anggota berbagi wewenang dan tanggung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suhudsyah.wordpress.com&amp;blog=20439039&amp;post=152&amp;subd=suhudsyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2011/12/team.jpg"><img class="alignleft  wp-image-201" title="Team" src="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2011/12/team.jpg?w=180&#038;h=135" alt="Team" width="180" height="135" /></a>T</strong> : TOGETHER = Bersama</p>
<p><strong>E</strong> : EVERYONE = Semua orang</p>
<p><strong>A</strong> : ACHIEVES = Mencapai</p>
<p><strong>M</strong> : MORE = Lebih banyak<span id="more-152"></span></p>
<p>Tim adalah sekelompok orang dengan berbagai kemampuan yang saling melengkapi, bekerja bersama menuju visi bersama.</p>
<p>Setiap anggota bekerja dengan tingkat <strong>KEPERCAYAAN</strong> yang tinggi, akuntabilitas, dan saling keterkaitan.</p>
<p>Setiap anggota berbagi wewenang dan tanggung jawab untuk manajemen diri.</p>
<p>Setiap anggota menciptakan sinergi dengan rasa yang kuat terhadap <strong>KOMITMEN</strong> bersama.</p>
<p>Menghasilkan kinerja <strong>LEBIH BESAR</strong> daripada jumlah kinerja masing2 anggota secara individual.</p>
<p><strong>TEAMWORK</strong> adalah <strong>BAHAN BAKAR</strong> yang memungkinkan orang biasa mencapai <strong>HASIL</strong> yang <strong>LUAR BIASA</strong>.</p>
<p>Setiap anggota saling <strong>MENOLONG</strong> satu sama lain, membantu anggota yang lain, menyadari potensi sejati mereka.</p>
<p>Setiap anggota menciptakan lingkungan yang memungkinkan setiap orang untuk melaju <strong>MELAMPAUI BATASAN</strong> mereka.</p>
<p>Kualitas kolaborasi (kerja sama):</p>
<p>- Komunikasi<br />
- Kordinasi<br />
- Keseimbangan berkontribusi.<br />
- Saling mendukung.<br />
- Usaha.<br />
- Kepaduan.<strong></strong></p>
<p style="text-align:center;"><em><strong>&#8220;Coming together is a beginning. Keeping together is progress. Working together is success.&#8221;</strong></em></p>
<p>Hadir bersama adalah sebuah permulaan, Menjaga bersama adalah proses, Bekerja bersama adalah sukses.</p>
<p>Jika semua orang bergerak bersama, kemudian kesuksesan akan mengikuti dengan sendirinya.</p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;"><em><strong>“MARI KITA LAKUKAN”</strong></em></p>
</blockquote>
<p>Lebih bertenaga daripada “Saya lakukan sendiri”, atau “kamu lakukan sendiri”.</p>
<p>Dengan mudah kita nyatakan:</p>
<blockquote>
<p style="text-align:center;">Teamwork adalah “<em><strong>LESS ME</strong></em> (kurangi saya)” dan “<em><strong>MORE WE</strong></em> (lebih banyak kita)”.</p>
<p style="text-align:center;">
</blockquote>
<p>Diterjemahkan dari <a href="http://www.youtube.com/watch?NR=1&amp;v=o9mdHMtxOjY">&#8220;http://www.youtube.com/watch?NR=1&amp;v=o9mdHMtxOjY&#8221;</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://suhudsyah.wordpress.com/category/motivasi/'>Motivasi</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suhudsyah.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suhudsyah.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suhudsyah.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suhudsyah.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suhudsyah.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suhudsyah.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suhudsyah.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suhudsyah.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suhudsyah.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suhudsyah.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suhudsyah.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suhudsyah.wordpress.com/152/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suhudsyah.wordpress.com/152/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suhudsyah.wordpress.com/152/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suhudsyah.wordpress.com&amp;blog=20439039&amp;post=152&amp;subd=suhudsyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suhudsyah.wordpress.com/2011/12/20/team/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ded6986626f40a9e3dfdc7d3593b3bc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suhude</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2011/12/team.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Team</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saya Ingin Menulis</title>
		<link>http://suhudsyah.wordpress.com/2011/12/10/saya-ingin-menulis/</link>
		<comments>http://suhudsyah.wordpress.com/2011/12/10/saya-ingin-menulis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Dec 2011 01:34:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Suhudsyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Heart to Heart]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suhudsyah.wordpress.com/?p=120</guid>
		<description><![CDATA[Kosong. Sudah 3 bulan blog ini kosong. Setelah tulisan terakhir pada bulan Agustus, sampai kemari tak sempat lagi saya menulis. Ahh..payah. Padahal saya ingin menulis. Tapi sibuknya pekerjaan dan tugas-kuliah membuat saya lelah dan letih. Sampai-sampai untuk berpikir sejenak dan mengeluarkan ide pun sulit. Fyuhhh. Istiqomah itu memang sulit, ya. Tapi bukan berarti tidak bisa, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suhudsyah.wordpress.com&amp;blog=20439039&amp;post=120&amp;subd=suhudsyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2011/12/hand_write.jpg"><img class="alignleft  wp-image-205" title="hand_write" src="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2011/12/hand_write.jpg?w=180&#038;h=121" alt="" width="180" height="121" /></a>Kosong. Sudah 3 bulan blog ini kosong. Setelah tulisan terakhir pada bulan Agustus, sampai kemari tak sempat lagi saya menulis. Ahh..payah. Padahal saya ingin menulis. Tapi sibuknya pekerjaan dan tugas-kuliah membuat saya lelah dan letih. Sampai-sampai untuk berpikir sejenak dan mengeluarkan ide pun sulit. Fyuhhh. Istiqomah itu memang sulit, ya. Tapi bukan berarti tidak bisa, kan??.</p>
<p>Baiklah, hari ini akan saya paksakan untuk menulis. Entah menulis apa, saya akan mengeluarkan semua hal yang ’tiba-tiba terlintas’ di pikiran saya aja. Saya ingat kata-kata seorang alumni yang sekarang sudah menjadi penulis ternama (sebelumnya dia sekolah di STM Pembangunan jurusan Teknik Informasi, tapi setelah lulus dia murtad dari jurusannya. Hihihi), dia bilang, ”untuk memulai menulis, tulis aja apa yang terlintas di kepala. Ga usah peduli tulisan itu bagus atau nggak, terarah atau nggak, pokoknya tulis aja. Biarkan tulisan-tulisan itu mengalir dengan sendirinya”. Begitulah kira-kira bunyinya.<span id="more-120"></span></p>
<p>Lanjut? Lanjut. Hmm..apa ya. Aduh bingung. Mau nulis apa. Sebenarnya ada banyak sekali yang bisa ditulis. Mulai dari curhat, <em>tapi saya orangnya ga suka curhat</em>. Atau nyeritain pengalaman hari ini, <em>tapi hari ini tidak ada yang mengesankan</em>. Atau menceritakan kembali kejadian di masa lalu, m<em>asa lalu? sudah lupa tuh</em>. Hadeehhh. Ada aja ya yang bikin mentok. Hehehe. Tapi gapapa. Setidaknya sudah ada berapa kata yang telah saya tulis dari awal tadi. Yahh..lumayan lah. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sebenarnya lagi, setiap hari pun kita menulis. Menulis status FB, komentar, tweets, ngerjain PR Sekolah, ngerjain tugas kuliah, membuat laporan pekerjaan. Itu semua menulis. Tapi tapii tapi. Bukan menulis seperti itu yang saya maksud. Menulis, dalam arti mengeluarkan ide-ide, imajinasi, pikiran, perasaan, yang berkaitan dengan cipta, rasa dan karsa manusia. Menulis yang didasarkan pada pemikiran sendiri. <em>Not only copy and paste from another blog or website</em>. Ya. Saya ingin menulis hasil pikiran saya sendiri. Bukan copy paste. Kalo cuma copy paste untuk apa? Cuma menuh-menuhin server wordpress aja. Memang sih, blog jadi ’terlihat’ berisi. Penuh. Jadi ’terlihat’ lebih produktif. Tapi, itu cuma ’terlihat’. Keliatannya doang produktif. Tapi ga berkembang.</p>
<p>Menulis membutuhkan kebiasaan. Butuh latihan. Butuh kesabaran. Butuh konsistensi. Makin sering kita menulis, akan makin terbiasa, dan makin terasah. Kalo kata bang Asa (alumni yg murtad dari jurusannya tadi. <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> ), ”keep writing”. Ini mirip tausiyahnya para aktifis dakwah, ”keep istiqomah”. Hehe. ”Keep writing” dan ”keep istiqomah” ini sangat berhubungan erat loh. Menulis juga kudu istiqomah. Do’akan saya ya, agar bisa tetap istiqomah. Hhee.</p>
<p>Cukup segitu dulu deh ya. Walaupun tulisan ini gajebo, alias Ga Jelas Bo!. Tapi semoga ada sedikit manfaat yang bisa diambil, baik bagi diri saya sendiri ataupun para pembaca yang budiman. Hehe. Terima kasih untuk anda yang mau membaca tulisan ini sampai habis. #heran gw, kenapa lw mau baca tulisan ini ampe abis. Wkwk. Tapi sekali lagi, terima kasih. Give applause for you. <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<br />Filed under: <a href='http://suhudsyah.wordpress.com/category/heart-to-heart/'>Heart to Heart</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suhudsyah.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suhudsyah.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suhudsyah.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suhudsyah.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suhudsyah.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suhudsyah.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suhudsyah.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suhudsyah.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suhudsyah.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suhudsyah.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suhudsyah.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suhudsyah.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suhudsyah.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suhudsyah.wordpress.com/120/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suhudsyah.wordpress.com&amp;blog=20439039&amp;post=120&amp;subd=suhudsyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suhudsyah.wordpress.com/2011/12/10/saya-ingin-menulis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ded6986626f40a9e3dfdc7d3593b3bc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suhude</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2011/12/hand_write.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">hand_write</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Masjid Agung Sunda Kelapa</title>
		<link>http://suhudsyah.wordpress.com/2011/08/29/masjid-agung-sunda-kelapa/</link>
		<comments>http://suhudsyah.wordpress.com/2011/08/29/masjid-agung-sunda-kelapa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Aug 2011 09:53:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Suhudsyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Outdoor Activity]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan-jalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suhudsyah.wordpress.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu, 27 Agustus 2011 yang lalu bertepatan tanggal 27 ramadhan, masuk malam ke-28, saya dan beberapa anak binaan berkunjung ke Masjid Agung Sunda Kelapa -yang terletak di Jl Taman Sunda Kelapa, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat- untuk melakukan kegiatan DSL/Liqo, yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Kami berangkat dari STM Pembangungan (SMK N 26) pada pukul [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suhudsyah.wordpress.com&amp;blog=20439039&amp;post=92&amp;subd=suhudsyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sabtu, 27 Agu<strong><a href="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2011/08/masjid_sunda_kelapa-300x216.jpg"><img class="alignleft  wp-image-93" title="MASK" src="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2011/08/masjid_sunda_kelapa-300x216.jpg?w=180&#038;h=130" alt="" width="180" height="130" /></a></strong>stus 2011 yang lalu bertepatan tanggal 27 ramadhan, masuk malam ke-28, saya dan beberapa anak binaan berkunjung ke Masjid A<strong></strong>gung Sunda Kelapa -yang terletak di Jl Taman Sunda Kelapa, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat- untuk melakukan kegi<strong></strong>atan DSL/Liqo, yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Kami berangkat dari STM Pembangungan (SMK N 26) pada pukul 13.30 dengan menggunakan sepeda motor. Jalan Jakarta yang sangat lengang pada waktu (efek dari para pendatang yang kembali ke kampungnya alias mudik), membuat perjalanan kami menjadi singkat, hanya sekitar 20 menit, Rawamangun-Menteng.</p>
<p>Kesan pertama ketika melihat masjid ini dari luar adalah, “mana masjidnya?”, saya pikir ini bukan masjid, karena tidak memiliki kubah seperti masjid-masjid pada umumnya –dalam paradigma saya, sebuah masjid ya pasti ada kubahnya. Kemudian kesan berikutnya yang timbul adalah, “kok kecil ya, katanya masjid agung”. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Tetapi setelah saya masuk ke dalam ruangan utama dan melihat-lihat areal halaman masjid, ternyata Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK) ini sangat luas, memang agung (<strong></strong>besar).<span id="more-92"></span></p>
<p>Masjid ini dibangun pada tahun 1960-an atas prakarsa Ir. Gustaff Abbas, seorang arsitek lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB). Desain interior dan eksterior masjid ini menggunakan symbol-simbol yang fleksibel. Tidak kaku seperti pada kebanyakkan masjid yang lain, yang selalu menggunakan simbol-simbol Timur Tengah. Masjid ini tidak memiliki kubah, bedug, dan bulan bintang yang biasa terdapat pada sebuah masjid lainnya, sehingga sekilas tampak masjid ini seperti bukan masjid (malah awalnya saya pikir ini gedung pertemuan). <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Namun, terdapat menara yang unik yang membuatnya masih tampak seperti masjid jika dilihat dari luar. Bentuk bangunannya mirip perahu, sebagai simbol pelabuhan Sunda Kelapa tempat saudagar muslim berdagang dan menyebarkan syariat Islam di masa lalu.</p>
<p>Setelah sholat tahiyyatul masjid dan tilawah sebentar, lalu kami mencari tempat berkumpul untuk memulai DSL. Dipilihlah tempatnya yaitu di bawah pohon rindang, di areal seluas 9.920 meter persegi. Kami memulai DSL seperti biasa, kemudian sholat ashar dan dilanjutkan lagi ba’da ashar dan baru berakhir sekitar jam 5an.  Setelah itu kita tilawah masing-masing sambil menunggu adzan maghrib, untuk berbuka puasa dan sholat maghrib.</p>
<p><strong>I’tikaf @MASK, tarawih, qiyamulail dan do’a qunut yang menggetarkan jiwa.</strong></p>
<p>Niat awalnya di sini hanya DSL dan buka puasa bersama, lalu mau I’tikaf di As-Syuhada-Rawamangun. Tapi begitu sore menjelang maghrib, saya makin merasa nyaman berada di masjid ini, dan niatnya pun berubah jadi kepingin I’tikaf di sini. Yasudah, saya putuskan untuk tetap berada di masjid setelah selesai buka bersama. Dan ternyata dua orang mad’u saya juga I’tikaf di sini. Ehh..ditambah lagi ketemu temen seangkatan yang mau I’tikaf di sini juga. Jadi berempat, deh. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Sholat tarawih<strong></strong> di masjid ini berjumlah 20 rokaat, witirnya dilanjutkan setelah qiyamulail (tahajud), karena sudah masuk 10 malam terakhir ramadhan. Sholat tarawih dimulai setelah ceramah sehabis sholat isya’, yaitu pukul 20:00 dan berakhir pada pukul 21:00. Yang mengesankan dari tarawih di sini yaitu imamnya, Syaih Ali Jaber dan Syaikh Ali Saleh Muhammad Ali Jaber, dari Madinah. Meskipun sholatnya 20 rokaat, tapi bacaan imamnya sangat fasih, tartil, tajwidnya benar dan iramanya merdu, pun dengan intonasi yang cepat – iya lah, imamnya aja dari madinah, pasti fasih <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Gerakkannya juga tidak terburu-buru. Tidak seperti di masjid-masjid kampung (salah satunya di dekat rumah saya) yang sholat tarawihnya express kayak kilat. Cuma ngejar rokaat, tapi bacaannya ga bener. Tajwidnya banyak yang salah, apalagi makhrojul hurufnya. Udah gitu bikin capek karena gerakkan sholatnya cepet banget, nunggak nunggik, duduk berdiri, bikin pegel. Hadeeh.. K Semoga ke depannya di masjid ini ada imam yang seperti Syaikh Ali. Amiin.</p>
<p>Setelah tarawih, peserta I’tikaf diberikan waktu istirahat untuk tidur sampai pukul 24:00. Baru pada pukul 00:00, kegiatan I’tikaf diawali dengan melakukan tadarus alqur’an berjama’ah yang dilanjutkan dengan ceramah I’tikaf. Dan pada pukul 02:00 baru dimulai qiyamulail (sholat tahajud) yang dipimpin oleh Syaikh Ali Saleh Muhammad Ali Jaber. Saya bangun tidur sekitar pukul 01:00. Saat saya terbangun, saya merasa seperti berada di dunia lain. Entah di mana. Masjid yang ma<strong></strong>mpu menampung 4.424 jamaah ini penuh dengan orang2 yang membaca al-qur’an –apalagi pas malam ganjil, banyak jamaah yang sampai tidak bisa masuk ke ruangan utama masjid. Subhanallaah..Saya sampai merinding merasakannya. Semuanya kompak, membaca ayat yang sama, surat yang sama, dipimpin oleh seorang ustadz. Setelah mengambil wudhu, saya melakukan tilawah sendiri, melanjutkan bacaan yang belum mencapai target. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Qiyamulail dilakukan delapan rokaat dengan empat kali salam (dua rokaat-dua rokaat). Bacaan Syaikh Ali sangat merdu di telinga. Sehingga rasa kantuk pun hilang. Semua melakukan sholat dengan khusyu’, semua terhanyut suasana. Selesai tahajud, dilanjutkan dengan witir tiga rokaat dengan dua kali salam dan ditambah do’a qunut. Do’a qunut yang dibaca amat panjang, selain do’a qunut yang biasa dibaca saat subuh, syaik Ali juga melantunkan do’a lain. Banyak do’a yang dipanjatkan, yang saya sendiri tidak tahu artinya, tapi beberapa ada yang saya tahu seperti mendo’akan untuk keselamatan bangsa, keselamatan para orang2 mu’min dan muslim, mendo’akan saudara2 kita para mujahid di palestina, dll, memohon ampun dan memohon dijauhkan dari api neraka, memohon disampaikan kembali pada bulan ramadhan tahun depan, dsb. Dengan ciri khasnya dalam membaca do’a, banyak peserta yang menangis, meratap, pun juga saya. Hati ini serasa bergetar, am<strong></strong>at kecil saya di hadapanNya, amat papa saya tanpa pertolonganNya. Semoga Allah mengabulkan do’a-do’a kami. Amiin.</p>
<p><strong>Prosesi Pengislaman.</strong></p>
<p>Sore harinya tanggal 28 Agustus, tepat jam 4 sore. Beruntung sekali saya bisa melihat prosesi pengislaman seorang warga Amerika yang berprofesi sebagai reporter di Jakarta. Namanya Pieter Jacklin (sorry kalo salah tulisannya, namanya susah. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ). Pieter masuk islam karena ia tertarik dengan kepercayaan orang islam terhadap satu Tuhan, ia bilang islam adalah agama yang benar. Dan selain itu ia juga ingin membangun rumah tangga. Prosesi dimulai dengan pengantar dari imam masjid, yang mejelaskan mengenai rukun islam, mengenai ibadah, syariat, muamalah dan akhlak. Hanya penjelasan singkat, Karena waktu tidak mungkin cukup untuk menjelaskannya secara detail, kemudian  beliau memberikan pesan kepada Pieter agar dia mempelajarinya sedikit demi sedikit untuk memperdalam islam secara menyeluruh. Setelah itu Pieter mengucapkan syahadat dengan dibimbing oleh imam masjid. Alhamdulillaah..ia bisa mengucapkan syahadat itu dengan baik dan lancer. Setelah itu, dilanjutkan dengan do’a penutup dan penandatanganan surat keterangan mengenai perpindahan agama tersebut. Setelah selesai, para jamaah yang menyaksikan prosesi tersebut menyalami Pieter dan memberikan ucapan selamat kepadanya. Saya pun turut serta menyalami dan memberikan ucapan selamat. Congratulation Piet, best wishes for you from Allaah.</p>
<p><em>Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah maka tidak ada yang dapat  menyesatkannya, dan barangsiapa yang Allah sesatkan maka tidaka ada yang dapat menunjukinya.</em></p>
<p><strong>Pertemukanlah Kami Kembali Ya Allaah.<br />
</strong></p>
<p><strong> </strong>Sampai pada paragraf terakhir ini di buat, saya masih berada di MASK. Tepat pukul 16:05. Bersiap untuk pulang –setelah membuat tulisan ini. Tidak tahu apakah ini hari terakhir puasa (29 hari), atau digenapkan sampai besok (menjadi 30 hari), masih menunggu siding isbat penentuan 1 Syawal dari pemerintah. Kita ikut pemerintah aja dah. Atii’ullah wa atii’ur rosul, wa ulil amri minkum. Taatilah Allah, Rosul, dan pemimpin diantara kalian. Gitu dalilnya. Semoga lebaran kali ini semua jamaah2 islam bisa kompak. Hmm..lepas dari ini hari terakhir atau bukan, yang pasti ini adalah detik-detik akhir bulan ramadhan. Ada rasa kesedihan akan berpisah dengan bulan ramadhan. Karena cuma di bulan ini, pahala dilipatgandakan hingga 700 kali lipat. Rasanya kurang, satu bulan ini untuk menghapus dosa-dosa kita. Namun di samping itu, ada pula rasa bahagia. Karena nanti pas maghrib, berarti kita telah menjadi pemenang. Kita berhasil menahan hawa nafsu kita sebulan penuh. Kita berhasil mere-charge iman kita. Semoga aktifitas ibadah ramadhan yang kita lakukan berlanjut pada bulan-bulan berikutnya. Semoga Allah mengampuni kita semua. Dan semoga kita dapat meraih gelar taqwa. &#8220;Man shoma romadhona iimaanan wahtisaaban ghufiro lahu ma taqoddama min dzambih&#8221;. Barang siapa yang berpuasa Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala, Allah akan mengampuni dosanya yang telah lalu. Terakhir, mari sama-sama kita berdo’a, <strong>“ Ya  Allah, Pertemukan kami di Bulan Ramadhan tahun  berikutnya, dalam keadaan  Sehat Walafiat, mudahkanlah Rezeqi kami dan segala urusan kami Ya Allah “ Amiin Yaa Robbal ‘Alamiin.</strong></p>
<p><strong> </strong>Dan saya ucapkan, <strong>SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI  1432 H. Taqobbalallaahu minna wa minkum, shiyaamana wa shiyaamakum. Minal aidin wal faidzin. Mohon maaf lahir dan batin</strong>. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2011/08/minal-aidin.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-94" title="minal-aidin" src="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2011/08/minal-aidin.jpg?w=300&#038;h=240" alt="" width="300" height="240" /></a></p>
<br />Filed under: <a href='http://suhudsyah.wordpress.com/category/outdoor-activity/'>Outdoor Activity</a> Tagged: <a href='http://suhudsyah.wordpress.com/tag/jalan-jalan/'>Jalan-jalan</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suhudsyah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suhudsyah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suhudsyah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suhudsyah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suhudsyah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suhudsyah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suhudsyah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suhudsyah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suhudsyah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suhudsyah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suhudsyah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suhudsyah.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suhudsyah.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suhudsyah.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suhudsyah.wordpress.com&amp;blog=20439039&amp;post=92&amp;subd=suhudsyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suhudsyah.wordpress.com/2011/08/29/masjid-agung-sunda-kelapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ded6986626f40a9e3dfdc7d3593b3bc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suhude</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2011/08/masjid_sunda_kelapa-300x216.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">MASK</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2011/08/minal-aidin.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">minal-aidin</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Siapa Cepat Dia Dapat??</title>
		<link>http://suhudsyah.wordpress.com/2011/07/28/siapa-cepat-dia-dapat/</link>
		<comments>http://suhudsyah.wordpress.com/2011/07/28/siapa-cepat-dia-dapat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jul 2011 15:53:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Suhudsyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suhudsyah.wordpress.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu seorang teman bercerita pada saya. Ia mengungkapkan perasaan kecewanya atas seorang akhwat yang ia sukai. Kecewa bukan karna sikap atau sifat si akhwat yang tidak baik atau tidak sesuai kriterianya, tapi kecewa karena akhwat tersebut telah ditaarufi (proses mengenal untuk dinikahi) oleh laki-laki lain. Dan ia merasa hal ini tidak fair. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suhudsyah.wordpress.com&amp;blog=20439039&amp;post=70&amp;subd=suhudsyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari yang lalu seorang teman bercerita pada saya. Ia mengungkapkan perasaan kecewanya atas seorang akhwat yang ia sukai. Kecewa bukan karna sikap atau sifat si akhwat yang tidak baik atau tidak sesuai kriterianya, tapi kecewa karena akhwat tersebut telah ditaarufi (proses mengenal untuk dinikahi) oleh laki-laki lain. Dan ia merasa hal ini tidak fair. Karena ia belum siap untuk menikah, tetapi ia sangat cinta kepada akhwat tersebut dan mungkin berniat akan melamarnya suatu saat nanti, tapi yg terjadi malah ia keduluan orang lain. Teman saya bilang, “SIAPA CEPAT DIA DAPAT. GAK FAIR”. Hmm&#8230;Saya jadi berpikir. Benarkah hal ini tidak fair? <span id="more-70"></span></p>
<p>Memang jika kita menilai dari sudut pandang logika manusia, hal ini rasanya tidak adil. Karena jika dibandingkan antara teman saya dengan pria itu, bedanya cukup jauh. Dilihat dari agamanya, pria itu adalah pria yang soleh dan kapabilitas ilmu agamanya pun mumpuni. Dari pendidikan, ia seorang lulusan sarjana hukum. Kemampuan finansial, ia pun seorang yang mapan. Sementara temanku hanya lulusan STM, financialnya pun belum mapan (kasarnya, buat bayar cicilan motor aja susah :p). Dari segi agama, yaah dia masih dalam proses belajar. Dengan kondisi tersebut, secara logika sudah pasti si akhwat akan memilih pria itu. [eh akhwat, kalo dapet kondisi kayak gitu anda pilih yang mana?? <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ] Karena temanku belum siap dan belum mampu untuk menikah, akhirnya ia merasa kalah dari pria itu. Kalau dia sudah mampu dan siap, pasti akhwat itu segera dilamarnya. Umm..saya jadi ingat sebuah celotehan di kalangan ikhwan. Kalo ada ikhwan yang naksir seorang akhwat, langsung deh teman2nya yg lain bilang; ”udah cepetan samperin ke rumahnya, lamar. Ntar keburu diambil orang loh”. [Wew...emangnya gampang ngurusin anak orang, maen ngelamar-lamar aja. Hehe].</p>
<p>Pada prinsipnya, jodoh kita sudah ditentukan oleh Allah Swt sejak kita di dalam alam rahim. Allah ga akan salah menentukan. Apabila orang yang kita sukai itu memang benar-benar jodoh kita, InsyaAllah jadi. Dengan kata lain, jodoh mah gak kemana bro. So, kenapa harus takut diambil orang?? Sudah banyak koq contoh2 kejadian nyata. Ketika ada ikhwan yang ta’aruf sama akhwat, sudah melalui proses panjang dan hampir sampai pada detik2 akad nikah ternyata pernikahan batal. Karena apa? Ya itulah takdir Allah. Dan ada lagi seseorang yang merelakan akhwat yang ia cintai untuk menikah dengan orang lain, tapi karena memang jodohnya, justru pada akhirnya wanita itu menikah dengannya. Jadi, bukan masalah siapa cepat, tapi ini masalah takdir Allah. Yang perlu kita lakukan adalah usaha, do’a, dan tawakkal. Dalam hal jodoh juga harus ada usahanya bro. Sunnatullah. Manusia berusaha, Allah lah yang menentukan. Allah itu Maha Adil dan Maha Tahu. Karena itu Allah tahu mana yang terbaik buat kita. Bisa jadi jodoh kita adalah orang yang lebih baik daripada ’dia’ yang saat ini kita sukai. Allah pun sudah menjanjikan bahwa wanita yang baik, untuk laki2 yang baik. Dan wanita yang buruk untuk laki2 yang buruk. Kalau mau dapet yang baik, ya perbaiki dulu dirimu sendiri.</p>
<p>:::Kapal cinta itu masih terus berlayar mencari pelabuhan terakhirnya. Yang kan semakin mendekatkan dirinya kepada Allah subhanahuwata’ala:::</p>
<br />Filed under: <a href='http://suhudsyah.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a> Tagged: <a href='http://suhudsyah.wordpress.com/tag/cinta/'>Cinta</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suhudsyah.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suhudsyah.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suhudsyah.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suhudsyah.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suhudsyah.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suhudsyah.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suhudsyah.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suhudsyah.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suhudsyah.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suhudsyah.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suhudsyah.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suhudsyah.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suhudsyah.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suhudsyah.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suhudsyah.wordpress.com&amp;blog=20439039&amp;post=70&amp;subd=suhudsyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suhudsyah.wordpress.com/2011/07/28/siapa-cepat-dia-dapat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ded6986626f40a9e3dfdc7d3593b3bc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suhude</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>21 Juni, 21 Tahun.</title>
		<link>http://suhudsyah.wordpress.com/2011/06/21/21-juni-21-tahun/</link>
		<comments>http://suhudsyah.wordpress.com/2011/06/21/21-juni-21-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Jun 2011 23:14:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Suhudsyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Cita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suhudsyah.wordpress.com/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillaahirobbil‘aalamiin. 21 Juni. 21 tahun. Sudah selama itu aku hidup di dunia ini. Banyak sekali nikmat yang telah Allah berikan kepadaku. Allah telah memberikan apa yang aku minta, dan tanpa aku minta. Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang terbaik untukku. Dan masih banyak cita-cita dan impianku yang sedang menunggu untuk Allah kabulkan. Namun apakah Engkau akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suhudsyah.wordpress.com&amp;blog=20439039&amp;post=39&amp;subd=suhudsyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2011/06/21st_bday1.jpg"><img class=" wp-image-49 alignleft" title="Kunci kehidupan, sudahkah kita mendapatkannya??" src="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2011/06/21st_bday1.jpg?w=122&#038;h=91" alt="" width="122" height="91" /></a>Alhamdulillaahirobbil‘aalamiin. 21 Juni. 21 tahun. Sudah selama itu aku hidup di dunia ini. Banyak sekali nikmat yang telah Allah berikan kepadaku. Allah telah memberikan apa yang aku minta, dan tanpa aku minta. Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang terbaik untukku. Dan masih banyak cita-cita dan impianku yang sedang menunggu untuk Allah kabulkan.</p>
<p><em>Namun apakah Engkau akan mengabulkannya?? Pantaskah aku?? Aku yang sering lupa pada-Mu. Aku yang sering bermaksiat pada-Mu. Aku malu. Sungguh malu. Aku malu pada-Mu Yaa Allah. Aku malu pada diriku sendiri.</em></p>
<blockquote><p> Ya Allah… Ampunilah dosa-dosaku. Berkahilah usiaku. Curahkanlah rahmat dan kasih sayang-Mu Untuk orang-orang yang aku cintai. Ya Allah.. Yang Maha membolak-balikkan hati. Tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu. Dan jadikanlah aku senantiasa istiqomah di jalan-Mu.</p></blockquote>
<p><em> “Wassalaamu ‘alayya yauma wulidtu wa yauma amutu wa yauma ub’atsu hayya” (Q.S 19:33)</em> <em></em></p>
<p><em>Artinya: Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku , pada hari kelahiranku, pada hari wafatku, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.</em></p>
<p><strong>Do’a dari sahabat. </strong>:terharu:<strong> </strong></p>
<p><strong></strong> Sms 1 from: Mr As.</p>
<p>Ya Allaah.. Dalam keheningan malam ini, hamba bermunajat kepada-Mu. Syukur hamba kepada-Mu karena mempunyai kawan sepertinya, bijaksana dan luwes orangnya. Curahkanlah rahmat dan keberkahan atas usianya yang telah lalu ya Rabb, begitu pula pada sisa usianya ke depan. Bimbinglah ia dalam menggapai apa yang dicita-citakan, baik dalam hal pribadi, orangtua, keluarga, serta ummat, baik untuk kehidupan dunia maupun akhirat. Jagalah kawan hamba ini Ya Allah agar senantiasa tetap dalam kebaikkan. Lindungilah ia, dari segala bentuk kezholiman serta pengaruh yang zholim yang berasal dari sekitarnya. Innaka Arhamur Roohimiin Wa Mujiibuddu’a.<span style="color:#3300cc;">Amiin</span></p>
<p>Hud, lw teman terbaik yang pernah gw punya selama ini. Maaf ya kalau selama ini ada sikap dan perkataan gw yang lw kurang berkenan <em><span style="color:#3300cc;">(maafin gw juga ya)</span></em>. Semoga lw bisa meraih KESUKSESAN, di dunia bisa tercapai cita-cita dan impian lw <em><span style="color:#3300cc;">(wa iyyakum, semoga begitu pula diri lw)</span></em>, setidaknya meskipun jadi penerbang ga berhasil <em><span style="color:#3300cc;">(belum berhasil, InsyaAllah, masih ada kesempatan <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> )</span></em>, tapi harapan-harapan lw yang lain, bisa terwujud, dan di akhirat bisa mendapat nikmat Allah ng kekal dan keridhoan-Nya. -<em><span style="color:#3300cc;">Amiin. Senang mempunyai saudara sepertimu.</span> </em></p>
<p>Sms 2 from: Al</p>
<p>Selamat tambah umur bro,, Tambah berkah buat segala2nya. Amiin. ^_^ Never give up!!! Allahuakbar <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /><br />
<em><span style="color:#3300cc;">Never give up! bro. Kampret lw baru nongol. Ganti nomor ga bilang2. Awas aja kalo ketemu nggak ngasih kado. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</span></em></p>
<p><strong>#Hadiah paling spesial: Peluk dan cium dari mama tercinta. Double jackpot. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
</strong></p>
<p><strong>#Do&#8217;a paling khusus: Semoga cepet lulus kuliah, <del><span style="color:#ff0000;">biar cepet married</span></del>. Semoga lolos seleksi beasiswa pilot berikutnya (tinggal satu kesempatan lagi)</strong><em> </em></p>
<br />Filed under: <a href='http://suhudsyah.wordpress.com/category/motivasi/'>Motivasi</a> Tagged: <a href='http://suhudsyah.wordpress.com/tag/cita/'>Cita</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suhudsyah.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suhudsyah.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suhudsyah.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suhudsyah.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suhudsyah.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suhudsyah.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suhudsyah.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suhudsyah.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suhudsyah.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suhudsyah.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suhudsyah.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suhudsyah.wordpress.com/39/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suhudsyah.wordpress.com/39/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suhudsyah.wordpress.com/39/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suhudsyah.wordpress.com&amp;blog=20439039&amp;post=39&amp;subd=suhudsyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suhudsyah.wordpress.com/2011/06/21/21-juni-21-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ded6986626f40a9e3dfdc7d3593b3bc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suhude</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2011/06/21st_bday1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Kunci kehidupan, sudahkah kita mendapatkannya??</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Masih Ingatkah?</title>
		<link>http://suhudsyah.wordpress.com/2011/06/08/masih-ingatkah/</link>
		<comments>http://suhudsyah.wordpress.com/2011/06/08/masih-ingatkah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jun 2011 02:39:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Suhudsyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Sahabat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suhudsyah.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Masih ingatkah kalian?? Dulu kita pernah bersatu. Kini kita tak lagi bersama. Masing2 disibukkan pada urusannya. Aku rindu sahabatku. Aku rindu kalian semua. Senyum, tawa, canda, sedih, saat kita bersama. Semoga kalian tetap dalam kebaikkan. Dan semoga kalian senantiasa tetap dalam bimbingan dan hidayah ALLah Subhanahuwata&#8217;ala. Tak kan pernah henti langkah-langkah kita. Selamanya kalian akan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suhudsyah.wordpress.com&amp;blog=20439039&amp;post=29&amp;subd=suhudsyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2011/06/my-bestfriends.jpg"><img class="size-medium wp-image-30 alignleft" title="My Bestfriends" src="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2011/06/my-bestfriends.jpg?w=300&#038;h=196" alt="" width="300" height="196" /></a>Masih ingatkah kalian?? Dulu kita pernah bersatu. Kini kita tak lagi bersama. Masing2 disibukkan pada urusannya. Aku rindu sahabatku. Aku rindu kalian semua. Senyum, tawa, canda, sedih, saat kita bersama. Semoga kalian tetap dalam kebaikkan. Dan semoga kalian senantiasa tetap dalam bimbingan dan hidayah ALLah Subhanahuwata&#8217;ala. Tak kan pernah henti langkah-langkah kita. Selamanya kalian akan selalu berada di hatiku, wahai para mujahid dakwah.</p>
<p>Sesungguhnya Engkau tahu<br />
bahwa hati ini telah berpadu<br />
berhimpun dalam naungan cintaMu<br />
bertemu dalam ketaatan<br />
bersatu dalam perjuangan<br />
menegakkan syariat dalam kehidupan</p>
<p>Kuatkanlah ikatannya<br />
kekalkanlah cintanya<br />
tunjukilah jalan-jalannya<br />
terangilah dengan cahayaMu<br />
yang tiada pernah padam<br />
Ya Rabbi bimbinglah kami</p>
<p>Lapangkanlah dada kami<br />
dengan karunia iman<br />
dan indahnya tawakal padaMu<br />
hidupkan dengan ma&#8217;rifatMu<br />
matikan dalam syahid di jalan Mu<br />
Engkaulah pelindung dan pembela</p>
<p>==Izzatul Islam==</p>
<p>[8:63]<br />
&#8220;dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Gagah lagi Maha Bijaksana&#8221;.</p>
<br />Filed under: <a href='http://suhudsyah.wordpress.com/category/motivasi/'>Motivasi</a>, <a href='http://suhudsyah.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a> Tagged: <a href='http://suhudsyah.wordpress.com/tag/sahabat/'>Sahabat</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suhudsyah.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suhudsyah.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suhudsyah.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suhudsyah.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suhudsyah.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suhudsyah.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suhudsyah.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suhudsyah.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suhudsyah.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suhudsyah.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suhudsyah.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suhudsyah.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suhudsyah.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suhudsyah.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suhudsyah.wordpress.com&amp;blog=20439039&amp;post=29&amp;subd=suhudsyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suhudsyah.wordpress.com/2011/06/08/masih-ingatkah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ded6986626f40a9e3dfdc7d3593b3bc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suhude</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2011/06/my-bestfriends.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">My Bestfriends</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Semar Berbudi Luhur</title>
		<link>http://suhudsyah.wordpress.com/2011/06/06/semar-berbudi-luhur/</link>
		<comments>http://suhudsyah.wordpress.com/2011/06/06/semar-berbudi-luhur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Jun 2011 15:40:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Suhudsyah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suhudsyah.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Bagi mahasiswa Universitas Budi Luhur pasti udah nggak asing lagi sama diktat WBL kan ya?? Hayooo..bentuknya kayak gimana? Jawab: Bentuknya ya kayak buku, warnanya biru dan ada gambar tokoh pewayangan Semar di cover bukunya. Yup. Bener banget. Ini buku baru aja gw dapet tadi pas matkul wawasan budi luhur. Tahun2 sebelumnya bukunya sama kayak gini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suhudsyah.wordpress.com&amp;blog=20439039&amp;post=18&amp;subd=suhudsyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi mahasiswa Universitas Budi Luhur pasti udah nggak asing lagi sama diktat WBL kan ya?? Hayooo..bentuknya kayak gimana? Jawab: Bentuknya ya kayak buku, warnanya biru dan ada gambar tokoh pewayangan Semar di cover bukunya. Yup. Bener banget. Ini buku baru aja gw dapet tadi pas matkul wawasan budi luhur. Tahun2 sebelumnya bukunya sama kayak gini nggak ya??</p>
<p>Anyway..gw penasaran sama itu buku. Bukan sama materi bukunya, atau penulisnya siapa, atau itu buku ntar mau dibuat bungkus apa..-wkwk-. Yg bikin gw penasaran adalah gambar tokoh Semar yang ada di cover buku tersebut. Muncul pertanyaan, &#8220;Kenapa gambarnya Semar? Apa hubungannya sama wawasan budi luhur?” . Hmm&#8230;.mungkin bagi sebagian mahasiswa yang lain pertanyaan ini gak penting kali ya. Tapi bagi gw yang selalu ngelirik buku dari covernya –di rak2 toko buku, kalo ada cover yg eyecatching pasti gw liat duluan. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> , ini membuat rasa penasaran itu muncul. Dan lagian, gw juga nggak tau karakter tokoh semar itu kayak gimana. Hehe..(ngakunya sih orang jawa, tapi kaga tau tokoh2 pewayangan. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> )</p>
<p>Selesai kuliah, gw tanya langsung ke dosennya. Tapi gw mendapatkan jawaban yang tidak memuaskan. Hanya jawaban kira2. “Ya..Semar itu kan tokoh wayang, budaya orang Jawa. Mungkin karena pembuatnya itu orang Jawa, dan mau mengangkat budaya Jawa itu sendiri”, kata dosennya. Hmm.. Kayaknya dosennya juga nggak tau karakter tokoh semar (nanti akan kita ketahui ternyata semar itu berbudi luhur lhooo..:D). Yaudah..sampe rumah, gw langsung konsultasi sama om google mengenai tokoh semar ini.</p>
<p>Semar dalam bahasa Jawa (filosofi Jawa) disebut Badranaya</p>
<p>Bebadra = Membangun sarana dari dasar</p>
<p>Naya = Nayaka = Utusan mangrasul</p>
<p>Artinya : Mengemban sifat membangun dan melaksanakan perintah Allah demi kesejahteraan manusia</p>
<p>Javanologi : Semar = Haseming samar-samar</p>
<p>Harafiah : Sang Penuntun Makna Kehidupan</p>
<p>Semar tidak lelaki dan bukan perempuan, tangan kanannya keatas dan tangan kirinya kebelakang. Maknanya: &#8220;Sebagai pribadi tokoh semar hendak mengatakan simbul Sang Maha Tunggal&#8221;. Sedang tangan kirinya bermakna &#8220;berserah total dan mutlak serta sekaligus simbol keilmuan yang netral namun simpatik&#8221;.</p>
<p>Domisili semar adalah sebagai lurah karangdempel / (karang = gersang) dempel = keteguhan jiwa.</p>
<p>Rambut semar &#8220;kuncung&#8221; (jarwadasa/pribahasa jawa kuno) maknanya hendak mengatakan : akuning sang kuncung = sebagai kepribadian pelayan. Semar sebagai pelayan mengejawantah melayani umat, tanpa pamrih, untuk melaksanakan ibadah amaliah sesuai dengan sabda Ilahi.</p>
<p>Semar barjalan menghadap keatas maknanya : &#8220;dalam perjalanan anak manusia perwujudannya ia memberikan teladan agar selalu memandang keatas (sang Khaliq ) yang maha pengasih serta penyayang umat&#8221;.</p>
<p>Kain semar Parangkusumorojo: perwujudan Dewonggowantah (untuk menuntun manusia) agar memayuhayuning bawono : menegakan keadilan dan kebenaran di bumi.</p>
<p>Nahh..begitulah filosofi karakter tokoh semar. Lalu hubungannya dengan wawasan budi luhur??? Kalo kita perhatikan filosofi di atas, tentunya kita sudah bisa menarik sedikit kesimpulan. Semar. Sebagai panutan, sebagai penuntun makna kehidupan, sebagai pelayan yg melayani umat tanpa pamrih, selalu melaksanakan ibadah sesuai sabda ilahi, merupakan tokoh yang berbudi luhur.</p>
<p>Hal inilah yang menjadi tujuan dimasukkannya wawasan budi luhur sebagai mata kuliah wajib, yang menjadi ciri khas Universitas Budi Luhur. Agar seluruh mahasiswanya dapat memahami dan menghayati nilai-nilai yang terkait dengan budi luhur. Sehingga dapat menghasilkan alumni yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berbudi luhur. Karena kecerdasan saja tanpa dilandasi budi yang luhur akan dapat menjerumuskan manusia menjadi orang yang tidak bertanggung jawab dan bahkan dapat melakukan perbuatan yang mencelakakan manusia lain.</p>
<p>Terakhir…Biar pada inget lagi nih. Pasti ntar muncul di UAS. Wkwkwk.</p>
<blockquote><p><strong>Manusia berbudi luhur adalah manusia yang selalu berperilaku yang mulia sesuai dengan nilai2 moral yang berlaku di masyarakat dan dilakukan sesuai dengan kata hatinya. </strong></p>
<p><strong> Moralitas budi luhur diwujudkan dalam tindakan yang baik tanpa pamrih dan tidak mencari keuntungan bagi diri sendiri tetapi diarahkan agar mendatangkan kebaikan dan tidak berakibat buruk bagi orang lain.</strong></p></blockquote>
<p>Ok guys.. Dihafalin ya!! Wkwkwk.</p>
<div id="attachment_19" class="wp-caption aligncenter" style="width: 308px"><a href="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2011/06/semar.gif"><img class="size-medium wp-image-19" title="semar" src="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2011/06/semar.gif?w=298&#038;h=300" alt="" width="298" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Semar Berbudi Luhur</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />Filed under: <a href='http://suhudsyah.wordpress.com/category/uncategorized/'>Uncategorized</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suhudsyah.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suhudsyah.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suhudsyah.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suhudsyah.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suhudsyah.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suhudsyah.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suhudsyah.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suhudsyah.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suhudsyah.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suhudsyah.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suhudsyah.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suhudsyah.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suhudsyah.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suhudsyah.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suhudsyah.wordpress.com&amp;blog=20439039&amp;post=18&amp;subd=suhudsyah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suhudsyah.wordpress.com/2011/06/06/semar-berbudi-luhur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/ded6986626f40a9e3dfdc7d3593b3bc8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">suhude</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suhudsyah.files.wordpress.com/2011/06/semar.gif?w=298" medium="image">
			<media:title type="html">semar</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
