Me
Suhud Syahrani mampir ke dunia pada tahun 1990. Ayahnya yang berdarah padang sementara ibunya yang berdarah Jawa, membuat ia tidak mendapatkan garis keturunan. Karena kalo di Padang, garis keturunannya menganut paham matrilineal, sementara kalo di Jawa menganut paham patrilineal. Tapi ia lebih memilih untuk mengakui dirinya sebagai Orang Jawa (walaupun tidak bisa bahasa Jawa) daripada Orang Padang. Dengan perawakkan yang tinggi, kulit agak hitam eksotis, hidung mancung -dalam garis keturunannya cuma dia yang punya hidung mancung. *bangga- dan rambut yang agak bule membuatnya disangka keturunan bule. Sebenernya ga jauh beda sih sama bule, cuma dikit. Bedanya kalo Bule ga lancar berbahasa Indonesia, tapi kalo dia lancar banget bahasa Indonesianya.
Suhud pernah makan bangku STM di SMKN 26 (STM Pembangunan) Jakarta, jurusan Teknik Komputer dan Jaringan. Setelah lulus, ia sempat tidak ingin kuliah karena cita-citanya ingin menjadi Pilot. Ia hanya bekerja, sambil ikut seleksi beasiswa pilot di beberapa perusahaan penerbangan, tapi sayangnya belum jodoh. Dan akhirnya nyemplung di Universitas Budi Luhur sebagai mahasiswa Teknik Informatika. Tapi ia tidak pernah melupakan impiannya untuk menjadi seorang Pilot. Sampai saat ini ia masih berusaha untuk menggapai mimpinya dengan ikut seleksi beasiswa pilot. Semoga ia berhasil. Aamiin.
Selain sebagai mahasiswa, ia juga bekerja di PT Nusantara Compnet Integrator sebagai IT Support. Terhitung hampir 3 tahun ia ngejogrok di Compnet. Mulai dari PKL di tahun 2008-2009, kemudian langsung di hire setelah lulus, kontrak setahun sampai akhirnya jadi karyawan tetap. Tugas-tugasnya cukup berat. Karena ia harus ngurusin fasilitas IT untuk mensupport hampir 500 orang karyawan lebih, sementara divisinya cuma 4 orang. What a wonderful. Setiap harinya ia memaintain PC, notebook dan peripheral lainnya, server, active directory, email, device2 networkig, VOIP, dan lainnya. Troubleshooting adalah makanan sehari-harinya di kantor. “Untung ada atasan gw yang jago banget, jadi kalo ga bisa, kasih aja ke si boss yg ngurusin”, katanya sambil terkekeh. Selain itu, ia juga masih aktif di Organisasi Unit Sekolah (US Pembangunan), SMKN 26. Ia mengkordinir PJ Angkatan tingkat 2, dan aktif sebagai mentor di Sekolah tersebut.
Di bidang kesenian, keahliannya sudah tidak diragukan lagi. Ia pernah duet dengan mas Anang Hermansyah untuk menyanyikan lagu “Jangan Memilih Aku” dan “Cinta Terakhir”–Woii… Woi, lw Syahrani apa Syahrini??. Ckck. Ia juga berkarir sebagai aktor di teater almamaternya, IMAGY Entertainment–Nahh..yang ini baru bener. Ia pernah tampil di beberapa event besar untuk acara-acara Sekolah, dan juga Perusahaan. Impiannya ingin membuat IMAGY menjadi event organizer yang besar, tidak cuma di bidang teater, tapi juga merambah ke bidang2 lainnya di dunia entertainment.
Bicara hobby, ia senang berkebun dan hiking. Minatnya pada tanaman sudah ada sejak ia kecil. Ia senang sekali main2 di padang ilalang dekat rumahnya, memperhatikan biji cabe yang ditebarnya tumbuh menjadi kecambah, sampai menjadi besar dan berbuah, lalu dipetiknya untuk dimakan bersama gorengan. Sementara untuk hiking masih tergolong baru. Ia memulai karirnya sebagai pendaki gunung diawali dengan perjalanannya yang sukses sampai di puncak Gunung Pangrango, Jawa Barat. Dan sukses pula mengalami cedera pada kaiknya saat turun gunung, karenan kurangnya persiapan sebelum mendaki. Newbie T_T. Kemudian setelah itu ia kembali meningkatkan skill dan pengalamannya dengan mendaki Gunung Slamet, Jawa Tengah.
Kalau mau kenal lebih dalam sama orang ini, langsung aja satronin SMK N 26 tiap hari Sabtu, atau ke kampusnya di hari Senin-Jum’at malam. Doi pasti lagi nongkrong di situ. Tengkyu.
Subscribe to the comments via RSS Feed